Skip to main content

Mengeja Hadir Tuhan

Tuhan pernah punya banyak nama di bumi tak banyak musim ini

masa itu, rumah Tuhan bertebaran di gerak dan tidur penyebutnya

sebagian mereka salah sebut dan kurang huruf kala mengeja nama Tuhan

tapi Tuhan enggan berang pada tabiat lidah yang menyebut nama-Nya

Tuhan pernah begitu ramah bentuk di bumi tak banyak musim ini

masa itu, Tuhan ada di air dan daging buah serta tubuh tanah penyebutnya

sebagian mereka ceroboh menggigit dan culas mengunyah kala Tuhan dermawan

tapi Tuhan senyum paham pada ratapan sekedar lapar yang bersumpah di nama-Nya

Tuhan pernah mudah ditatap dan gampang dieja di bumi tak banyak musim ini

tapi sekarang dimana Tuhan itu bersembunyi ?

*ciputat 081006 21:46

-------------------------
penuhi hatiku dengan-MU
http://pakcik-ahmad.net

Comments

Popular posts from this blog

Lebaran

di kantungku ada tiga butir buah manis, hilangnya dahaga ketika haus kenyang di tengah lapar senyum di sepanjang amarah dengannya kulanjutkan perjalanan yang hanya sepenggalan sehari di ujung setapak kantungku hanya berisi tiga butir biji keras hilang dagingnya terkunyah manusiaku padahal selepas dangau berangin itu setapak lain masih bercabang. *medan 221006 pakcik Ahmad

Yang Pertama

Aku berkaca pada telaga luas dan aku melihat diriku yang menatapku. Siapakah aku? Seperti halnya adalah siapakah dirimu. Aku berkaca pada telaga luas dan aku melihat temaram subuh.. Aku berkaca pada telaga luas dan aku membayangkan temaram malam... Di telaga ini aku juga melihat dunia...