di kantungku ada tiga butir buah manis, hilangnya dahaga ketika haus kenyang di tengah lapar senyum di sepanjang amarah dengannya kulanjutkan perjalanan yang hanya sepenggalan sehari di ujung setapak kantungku hanya berisi tiga butir biji keras hilang dagingnya terkunyah manusiaku padahal selepas dangau berangin itu setapak lain masih bercabang. *medan 221006 pakcik Ahmad
Aku berkaca pada telaga luas dan aku melihat diriku yang menatapku. Siapakah aku? Seperti halnya adalah siapakah dirimu. Aku berkaca pada telaga luas dan aku melihat temaram subuh.. Aku berkaca pada telaga luas dan aku membayangkan temaram malam... Di telaga ini aku juga melihat dunia...
Comments